Total Penayangan

Followers

02 April 2009

Kicauanku Untukmu Tempatku berteduh

Kicauanku Untukmu Tempatku berteduh
Mulai hari ini setelah ritual itu selesai, dan janjiku terhadap diriku telah berkumandang maka telah terikatlah semua apa yang ada pada diri kita masing-masing yang terserak berkumpul menjadi satu walau banyak karakter yang sama dan berbeda di dalamnya. Sekedar untuk mengingatkan bahwa apa yang telah dilakukan telah terpikirkan secara arif dan bijaksana layaknya mahluk yang mempunyai misi untuk berkembang biak untuk kelangsungan kehidupan di dunia yang fana. Tak ayal semua hak dan kewajiban bukan menyangkut personal atau individu belaka melainkan demi kepentingan “kita” antara kamu dan aku. Haruslah ada kesesuaian tanpa ada paksaan karena begitulah adanya. Melangkah bersama kehadapan gerbang yang baru bagi awamnya kita menghadapinya.

Memadukan langkah yang selaras dan serasi ketika mencari keidealan berperan bersama yang harmonis berstruktur dengan pola yang beragam namun berkesan estetik tanpa menghilangkan esensi diri masing-masing. Berpatokan pada skenario hidup yang terencana tanpa menghilangkan improvisasi diri yang terarah dan tak berlebih. Mengandalkan skill masing-masing demi membangun cita-cita diri yang hakiki tanpa menghilangkan pembelajaran dalam hidup.
Mencurahkan segenap perhatian, perasaan dan kemampuan demi satu keabadian dan panutan hidup kelak. Bukan kesempurnaan yang dituntut tetapi kemauan menuju arah perbaikan yang diperlukan karena Dia tidak pernah menuntut kita mencapai kesempurnaan melainkan manusia hanya dikenakan suatu keharusan melakukan usaha perbaikan dan hanya Dia yang maha tahu. Untaian kasih yang tak pernah terputus karena saling pengertian dan mengisi serta kecerdasan memanajemen apa yang telah ada dan punyai. Kesempurnaan manusia terletak pada keinginannya melakukan perbaikan kearah yang lebih positif dan bemakna di dalam hidupnya. Lakukan apa yang disukai tanpa menyepelekan norma-norma dan jalan agama yang dipegang tanpa layaknya kekangan dalam hidup, bebaskan dengan tanggung jawab, lepas yang terkendali.
Selama dapat mempertanggungjawabkan semua hal dan dapat meyakinkan orang mengapa melakukan suatu tindakan tersebut tak menjadi suatu halangan mengikuti kata hati. Pledoy yang positif dan arif sangat dihargai ketimbang suatu kebohongan yang dapat meruntuhkan keyakinan diri. Berpegang pada keharmonisan sosial tanpa bergantung dan merugikan sekitar. Mutualisme dalam bersosial dan menjaga harkat martabat diri dan pasangan hidup merupakan sikap agung dan mulia. Memacu diri kearah hidup yang selalu bermanfaat untuk mahluk dan alam raya dengan memperhatikan keseimbangan antara diri, jiwa dan keadaan waktu serta tempat dengan berusaha menemukan suatu titik keseimbangan yang serasi dan selaras.
Demi Allah, Tuhan yang telah menciptakan waktu dan ruangan untuk kita dengan iradat-Nya kita dapat mempersatuan rasa egois ke arah yang baik. Aku memilih kamu untuk dapat ku jadikan cermin bagiku dimana aku dapat menemukan dan mengenali diriku yang utuh sebelum hilang dan diambil kembali hidup dan kehidupanku oleh-Nya. Tanpa menyingkirkan keyakinanku terhadap adanya hari akhir yang kuyakini dapat menyingkap semua dan segala rasa keingintahuan aku akan diri, jiwa. Semoga, semoga semua itu dapat aku raih, bukankah aku !


0 komentar

Post a Comment

home