Total Penayangan

Followers

02 April 2009

Ketika suatu kenyataan tak seindah dari khayalan

Membayangkan yang menjadi khayalan merupakan suatu kenikmatan tersendiri bagi sang pengkhayal. Mengukuti alur dari imajinasi yang tergurat dalam pikiran. Hiruk pikuk dan ricuh dalam kehidupan semu dalam angan seakan menenggelamkan kenyataan di sekitar yang senyap dan sepi tanpa kehadiran diri yang telah hilang diculik sang khayal yang lebih menjanjikan.

Hidup di atas mimpi yang berlangitkan harapan seakan lebih ternikmati di banding suatu kenyataan yang kita rasakan. Adakalanya kita harus berhenti dari angan itu, ketika sang kenyataan menyiram kita dengan air waktu dan alur hidup sesungguhnya. Jika aku lebih lama berpikir terlalu jauhkan pikirku jikalau menjemputmu dari dunia khayalku, megajakmu ke dalam kenyataan yang utuh, dimana apa yang kita sentuh, dan rasakan nyata adanya. Aku harap kamu bersedia, kesediaan kamu yang terdorong dari niat baik yang tulus, menjajaki kebersamaan dari hidup yang nyata tanpa keraguan. Hanya itu seruanku untukmu yang terkasih, yang terpisahkan antara kenyataan dan khayalku. Senyum yang mengembang pelipur lara.
Andreas

0 komentar

Post a Comment

home